4 4 4 4 3 4
(Every night in my dream)
4 3 4 5 6 5
(I see you, I feel you)
4 4 4 4 3 4 4 1
(That is how I know you, go on)
4 4 4 4 3 4
(Far across the distance)
4 3 4 5 6 5
(And spaces betwen us)
4 4 4 4 3 4 4 1
(You have come to show you, go on)
4 5 1 i (6|7) 6 5
(Near, far, whenever you are)
6 (6|7) 6 5 4 3 4 3 2 ⌣ 1
(I believe that the heart does go on)
4 5 1 i (6|7) 6 5
(Once more you open the door)
6 (6|7) 6 5 4 3 4
(And you're here in my heart And)
4 3 4 5 6 5 4
(my heart will go on and on)
4 4 4 4 3 4
(Love can touch us one time)
4 3 4 5 6 5
(And last for a lifetime)
4 4 4 4 3 4 4 1
(And never let go till were gone)
4 4 4 4 3 4
(Love was when I loved you)
4 3 4 5 6 5
(One true time I hold you)
4 4 4 4 3 4 4 1
(In my life Well always go on)
4 5 1 i (6|7) 6 5
(Near, far, whenever you are)
6 (6|7) 6 5 4 3 4 3 2 ⌣ 1
(I believe that the heart does go on)
4 5 1 i (6|7) 6 5
(Once more you open the door)
6 (6|7) 6 5 4 3 4
(And you're here in my heart And)
4 3 4 5 6 5 4
(my heart will go on and on)
1 2 (5) 5 4 3 2
(You're here, thare nothing I fear)
3 4 3 2 1 (7) 1 (7) (6) ⌣ (5)
(And I know. That my heart will go on)
1 2 (5) 5 4 3 2
(Well stay forever this way)
3 4 3 2 1 (7) 1 1 (7) 1 2 3 2 1
(You are safe in my heart
And my heart will go on and on)
Senin, 23 Maret 2015
Not Angka Bunda - Melly Goeslaw
___ ___ __ ___
| 3 4 5 3 . 4 5 3 | . . . 0 |
Kubu ka al bum bi ru
___ __ __ __
1 2 3 1 . 2 3 1 | . . . 0 |
Pe nuh de bu dan u sang
___ ___ ___ __ ___ ___
7< 7< 7< 3 . 7< .< 2 | 2 1 7< 1 . . |
Ku pan da ngi se mua gam bar di ri
___ ___ __ __ ___
1 1 1 1 . 4 . 1 | 1 2 2 . . |
Ke cil ber sih be lum ter no da
___ ___ __ ___
| 3 4 5 3 . 4 5 3 | . . . 0 |
Pi kir ku pun me la yang
___ __ __ __
1 2 3 1 . 2 3 1 | . . . 0 |
Da hu lu pe nuh ka sih
___ ___ ___ __ ___ ___
7< 7< 7< 3 . 7< .< 2 | 2 1 7< 1 . . |
Te ri ngat se mua ce ri ta o rang
___ ___ __ __
1 1 1 1 . 7< . 1 | . . . 0 |
Ten tang ri wa yat ku
___ ___ ____
6< . 7< . | 7< 2 1 2 3 | 4 . 3 2 3 4 | 5< . . . |
Ka ta me re ka di ri ku sla lu di man ja
___ ___ ____
6< . 7< . | 7< 2 1 2 3 | 4 . 3 2 3 4 | 5< . . . |
Ka ta me re ka di ri ku sla lu di ti mang
___ ___ __ ___
| 3 4 5 3 . 4 5 3 | . . .
Na da na da yang in dah
__ ___ __ __ __
. 3 | 1 2 3 1 . 2 3 1 | . . . 0 |
Sla lu ter u rai da ri nya
___ ___ ___ __ ___ ___
7< 7< 7< 3 . 7< .< 2 | 2 1 7< 1 . . |
Ta ngi san na kal da ri bi bir ku
___ ___ __ __ ___
1 1 1 1 . 4 . 1 | 1 . 2 . . |
Tak kan ja di de ri ta nya
___ ___ __ ___
| 3 4 5 3 . 4 5 3 | . . .
Ta ngan ha lus dan su ci
__ ___ __ __ __
. 3 | 1 2 3 1 . 2 3 1 | . . . 0 |
Tlah mengangkat di ri i ni
___ ___ ___ __ ___ ___
7< 7< 7< 3 . 7< .< 2 | 2 1 7< 1 . . |
Ji wa ra ga dan se lu ruh hi dup
___ ___ __ __
1 1 1 1 . 7< . 1 | . . . 0 |
Re la dia be ri kan
___ ____ __ ___ __ ___ __ ___ __ __ ___ ___
3 4 5 3 . 4 5 3 | . 4 5 3 . 4 5 6 | 0 6 6 6 . 6 7 2> | . 2> 2> . 1> 7 1> | .... }
O oh bunda a da dan tia da di ri mu Kan selalu a da di da lam ha ti ku
Senin, 16 Februari 2015
SONETA PABLO NERUDA LXVI
Aku tidak mencintaimu kecuali karena aku mencintaimu;
aku pergi dari mencintaimu menjadi tidak mencintaimu,
dari menunggu menjadi tidak menunggu dirimu
Hatiku berjalan dari dingin menjadi berapi
Aku mencintaimu hanya karena kamulah yang aku cinta;
aku membencimu tanpa henti,
dan membencimu bertekuk kepadamu,
dan besarnya cintaku yang berubah untukmu adalah
bila aku tidak mencintaimu tetapi mencintaimu dengan buta
Mungkin cahaya bulan Januari akan memamah hatiku
dengan sinar kejamnya,
mencuri kunciku pada ketenangan sejati
Dalam bagian cerita ini hanya akulah yang mati, hanya satu-satunya,
dan aku akan mati karena cinta karena aku mencintaimu
Karena aku mencintaimu, cintaku, dalam api dan dalam darah
aku pergi dari mencintaimu menjadi tidak mencintaimu,
dari menunggu menjadi tidak menunggu dirimu
Hatiku berjalan dari dingin menjadi berapi
Aku mencintaimu hanya karena kamulah yang aku cinta;
aku membencimu tanpa henti,
dan membencimu bertekuk kepadamu,
dan besarnya cintaku yang berubah untukmu adalah
bila aku tidak mencintaimu tetapi mencintaimu dengan buta
Mungkin cahaya bulan Januari akan memamah hatiku
dengan sinar kejamnya,
mencuri kunciku pada ketenangan sejati
Dalam bagian cerita ini hanya akulah yang mati, hanya satu-satunya,
dan aku akan mati karena cinta karena aku mencintaimu
Karena aku mencintaimu, cintaku, dalam api dan dalam darah
PABLO NERUDA
Pablo Neruda Lahir di
kota Parral, Chili, pada 12 Juli 1904. nama lengkapnya Ricardo Eliecer Naftali
Reyes Basoalto. Dalam tahun 1920, dia memakai nama pena Pablo Neruda,
terinspirasi dari seorang penyair Ceko, Jan Neruda. Pada 1927, karena putus
asa, Neruda menerima jabatan sebagai konsul kehormatan di Rangoon, Burma,
seraya kerja serabutan di Kolombo, Srilangka, Batavia dan Singapura. Di Jawa ia
menikahi isterinya yang pertama, seorang wanita Belanda pegawai bank, bernama
Maryka Antonieta Hagenaar Vogelzang. Menerima International Peace Prize (1950)
dan The Nobel Prize for Literature (1971). Buku-bukunya yang terbit:
Crepusculario (Senja, 1923), Veinte Poemas de amor y una cancion desesperada
(1924), sehimpun sajak cintanya yang paling terkenal dan paling banyak
diterjemahkan. Kemudian espana en el corazon (Spanyol di kalbuku) paska
perang saudara di Spanyol, sebuah situasi yang mengubahnya dari seorang
individualis menjadi aktivis dan membuatnya sangat terlibat dalam politik, Alturas
de Macchu Picchu (1945), sebuah puisi yang tebalnya satu buku, ditulis
dalam 12 bagian. Canto General de Chile (1950), menghimpun 250 sajak
Neruda yang dicipta saat masa-masa sulit, menjadi seorang eksil di negeri
sendiri. Kemudian Cien Sonetos de amor (1960), buku ini, terbit di
Boenos Aires. Neruda, meninggal di Klinik Santa Maria, Santiago, pada malam 23
September 1973 terpapar Leukimia. Konon, beberapa saat sebelum ia wafat,
tentara-tentara Pinochet (Jenderal yang memimpin Kudeta militer pada 11
september 1973), menggeledah rumah Neruda di Isla Negra. Ucapan Neruda kala
itu: “Carilah – hanya ada satu benda yang berbahaya untuk kalian di sini –
puisi”.
SONETA PABLO NERUDA XLIV
XLIV
Kau mesti tahu bahwa aku tak mencintaimu dan bahwa aku
mencintaimu
sebab segala sesuatu yang hidup mempunyai dua sisi
sepatah kata adalah satu sayap dari keheningan
api mempunyai separuh dingin
Aku mencintaimu untuk mulai mencintaimu
untuk memulai ketakterbatasan kembali
dan tak pernah berhenti mencintaimu:
sebab itulah mengapa aku tak mencintaimu
Aku mencintaimu dan tak mencintaimu, seolah kugenggam
kunci-kunci di tanganku; untuk masa depan kegembiraan –
nasib malang yang kacau balau —
Cintaku mempunyai dua kehidupan, untuk mencintaimu;
sebab itulah aku mencintaimu ketika aku tak mencintaimu
dan pula mengapa aku mencintaimu ketika aku mencintaimu
SONETA PABLO NERUDA XCI
XCI
Usia merangkumi kita bagai gerimis
waktu tak berkesudahan dan sedih
bulu garam menyentuh parasmu
tetesannya merusak bajuku
Waktu tak terbedakan di antara tanganku
dan sekerumun jeruk dalam dirimu
dengan salju dan hidup terbaik yang meluruh
dalam hidupmu, yang juga hidupku
Hidupku, yang kuberikan padamu, terisi
dengan tahun-tahun bak sekelompok buah yang mengembang
Anggur-anggur akan kembali ke bumi
Dan bahkan waktu turun di sana
terus-menerus, menunggu, menghujan
ke atas debu, berhasrat menghapuskan bahkan ketakhadiran
SONETA PABLO NERUDA XXIX
XXIX
Engkau datang dari kemiskinan, dari rumah-rumah di
Selatan
dari lanskap-lanskap yang dingin dan berlindu
yang menawarkan pada kita – setelah dewa-dewa itu terjungkal
ke dalam kematian – hikmah hidup, yang terbentuk di
lempung
Kau adalah kuda kecil dari lempung hitam, sebuah ciuman
dari lumpur gelap, Kekasihku, sekuntum popy lempung,
merpati senja yang terbang sepanjang jejalan,
tabungan airmata dari masa kecil kita yang melarat
Gadis kecilku, jantung kemiskinan telah ada dalam dirimu
kakimu terbiasa mengasah batu-batu
mulutmu tak selalu punya roti, atau gula-gula
Kau datang dari Selatan yang miskin, di mana jiwaku
bermula
di ketinggian langit itu ibumu masih mencuci pakaian
dengan ibuku. Karena itulah aku memilihmu, mempelaiku.
Langganan:
Postingan (Atom)